Rabu, 30 September 2009
penyaringan air
air disiapkan dulu sebelum digunakan oleh bayi ikan karena kondisi bayi ikan sangat bergantung pada air, biasanya air yang akan digunakan dienda dahulu didalam kolam penyaringan dan diukur ph-nya. setelah air dalam kondisi baik (PH, warna, suhu,dll maka air siap dipakai
panen ikan
| Ukuran (inch) | Harga (Rp.) |
| ¾” | 60 |
| 1″ | 100 |
| 1,5″ | 120 |
| 2″ | 150 |
| 2,5″ | 200 |
pembesaran
pemesaran ikan terjadi setelah ikan siap turun kolam, biasanya setelah ikan berumur 2-3 minggu disesuaikan dengan kondisi ikan. ikan yang telah diturunkan dikolam sudah bisa diberikan pelet karena sudah cukup besar.
bayi ikan
setelah menetas bayi ikan dipindah dalam aquarium sampi dengan umur 3 minggu, bayi ikan yang dalam perawatan sangan riskan terhadap air, baik dari suhu, warna, bau, ph dan lainnya sehinga keadaan air sangat penting, perlu perhatian khusus. selain itu bayi ikan harus mengikuti pola makan yang baik dan benar, tidak boleh telat dan terlalu cepat makan karena dapat menimbulkan penyakit pencernaan. perlu keahlian khusus untuk perawatan bayi ikan yang sehat
pengawinan
perkawinan biang/induk ikan dilakukan dalam kolam khusus yang higienis, kolam tersebut berisikan ijuk untuk membantu proses penetasan saat induk ikan akan mengeluarkan telurnya, biasanya perbandingan induk yang kami kawinkan 3:1. yaitu 3 jantan dengan 1 betina.
penyuntikan
penyuntikan dilakukan bertujuan untuk merangsang induk ikan agar lebih agresif dalam perkawinannya, selain itu juga sangat membantu dalam pematangan telur agar hasil elur yang ditetaskan dalam kualitas baik.
Langganan:
Postingan (Atom)